📣 Webinar Case Sharing KSTBKI Bahas Flap and Graft Real Case Insights
Pernah menemukan tonjolan kecil berwarna menyerupai kulit atau cokelat muda di leher, ketiak, atau lipatan tubuh? Kondisi tersebut dapat berupa skin tag atau fibroma mole (acrochordon/fibroepithelial polyp), yaitu tumor kulit jinak yang cukup sering ditemukan pada masyarakat. Skin tag tidak menular dan umumnya meningkat seiring bertambahnya usia.
Skin tag biasanya berbentuk bulat atau oval, bertangkai, bertekstur lunak, serta dapat muncul dalam jumlah satu maupun banyak. Lokasi yang paling sering terkena adalah area lipatan tubuh seperti leher, ketiak, dan sela paha, meskipun dapat muncul di bagian tubuh lainnya. Kondisi ini sering dikaitkan dengan gesekan kulit, faktor genetik, maupun perubahan hormon.
Selain tidak berbahaya, skin tag juga dapat menjadi penanda adanya gangguan metabolik, seperti diabetes melitus, hiperkolesterolemia, hipertensi, dan obesitas. Jumlah skin tag juga dapat meningkat pada kondisi tertentu, seperti kehamilan, akromegali, atau gigantisme. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki skin tag dalam jumlah banyak disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, dan berat badan.
Apabila skin tag menimbulkan rasa tidak nyaman atau mengganggu penampilan, kondisi ini dapat ditangani oleh dokter melalui beberapa metode, seperti bedah listrik (cauter), bedah beku (cryotherapy), maupun eksisi, dengan pemilihan tindakan yang disesuaikan dengan ukuran, jumlah, dan lokasi lesi.
Jika Anda memiliki skin tag atau keluhan serupa, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit, kelamin, dan estetika agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Menjaga pola hidup sehat juga menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi risiko gangguan metabolik yang mungkin berkaitan dengan munculnya skin tag.
Related Posts
Melanoma
- February 18, 2025
Educational Technology & Mobile Learning
- May 17, 2018






